Tutorial Hijab Pashmina yang Simple but Beautiful

Tutorial Hijab Pashmina yang Simple but Beautiful

Dewasa ini, semakin banyak wanita yang memutuskan untuk berhijrah dengan menutup auratnya. Alhamdulillah. Permintaan berbagai macam bentuk hijab tentunya ikut bertambah. Model hijab apapun ada semua, dari instan dan mandiri. Tidak ubahnya dengan tutorial hijab pashmina yang juga dicari.

Mengenal Bahan Hijab Pashmina yang Banyak Digunakan

Pashmina berasal dari bahasa Persia yaitu Pashmina dan diperkenalkan pertama sebagai untaian kain panjang yang terbuat dari benang wol. Otomatis membuatnya dengan cara memintalnya. Ada juga dibuat dengan cara ditenun. Nah, mengikut perkembangan zaman, berikut beberapa bahan terkininya.

1.  Pashmina Cashmere

Bahan cashmere memiliki jumlah peminat tinggi. Karena bahannya yang tebal tapi halus membuatnya nyaman saat dipakai. Ketebalannya dipilih dengan alasan ketika dipakai tidak nerawang. Pashmina cashmere biasanya digunakan untuk melengkapi outfit harian bersama baju warna senada.

Tidak hanya itu saja, kelebihan pashmina cashmere mudah untuk dikenakan. Tidak licin, sehingga memang cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Selain berguna sebagai hijab, terkadang beberapa wanita menjadikannya sebagai syal karena memang bahannya tebal dan halus sehingga nyaman.

2.  Pashmina Voal

Menjadi andalan untuk menyempurnakan penampilan sehari-hari dan cocok dipadukan dengan berbagai jenis outfit. Voal berasal dari kata voile yang berarti hijab, diambil dari bahasa Perancis. Terdiri dari bahan 100% katun tipis sehingga mudah pengaplikasiannya. Karena itulah jadi andalan hijabers.

Bahannya yang tipis dan terkesan adem membuat pashmina berbahan voal banyak dicari. Mengaplikasikannya sebagai tutorial hijab pashmina juga dirasa tidak sulit. Maka dari itu, bahan inj menjadi opsi utama saat memilih dan membeli beberapa pashmina. Harganya pun terbilang murah.

3.  Pashmina Diamond

Memiliki berbagai jenis tidak membuat bingung penggemarnya. Bahan diamond dibagi lagi menjadi dua yaitu Ceruti dan Bubble, tetapi yang paling banyak dicari dan dipakai adalah pashmina diamond cerutti. Selain pembawaannya ringan dan tipis, bahan ini sangat simple atau sederhana saat dikenakan.

Kesan itulah yang membuat pashmina diamond cerutti banyak digunakan untuk tutorial hijab Pashmina dan juga pemakaian sehari-hari. Beda dengan katun, bahan ceruti cenderung ke ringan. Tidak mudah kusut saat digunakan menjadi nilai tambah saat memilihnya menjadi outfit of the day.

4.  Pashmina Satin

Jarang dipilih sebagai hijab sehari-hari, karena selain licin digunakan, pashmina berbahan satin lebih cenderung glamour. Kesan itulah yang membuatnya selalu direkomendasikan untuk dipakai di acara tertentu. Dari wisuda sampai pernikahan. Biasanya dipadukan dengan kain hijab berbahan lain.

Perpaduan tersebut dibuat agar satin terlihat lebih menonjol. Kesannya yang glamour sudah cukup bisa membuat acara spesialmu menjadi berarti. Karena kesan glamornya tersebut membuat pashmina satin tide direkomendasikan untuk hijab sehari-sehari.

Tutorial Hijab Pashmina Bahan Diamond Crepe

Membahas berbagai macam bahan pashmina akan sangat berguna sebelum memulai tutorial hijab pashmina. Karena akan lebih memudahkan saat memilih. Tidak hanya satu atau dua jenis saja, tetapi bermacam-macam. Cara pemakaian pertama menggunakan bahan diamond ceruti. Berikut langkahnya.

Siapkan dalaman ninja, jarum pentul, dan tentunya pashmina cerutti.

Pakai dahulu dalaman model ninja, jika sudah rapikan terutama menutup bagian leher dan dada. Karena terkadang ada beberapa wanita menggunakan dalaman ninja tetapi masih saja tidak rapi, alhasil bagian leher dan bawah leher terlihat. Walau sedikit tetapi itu aurat ya.

Lalu, bentang pashmina pasangkan ke kepala. Antara kanan dan kiri beda panjang. Terserah mau yang lebih panjang, senyaman kalian.

Sematkan jarum pentul, ke bagian yang lebih pendek. Jika sudah, rapikan lagi antara kanan dan kiri agar terlihat rapi tidak compang camping.

Tar mana ik ujung pashmina bagian pendek masuk ke dalam bagian berlawanan, sematkan lagi jarum pentul.

Sisa bagian panjang, hanya perlu menanggalkannya ke pandak sebelah berlawanan. Sematkan menggunakan jarum agar rapi dan tidak selalu turun.

Tutorial Hijab Pashmina Bahan Cashmere

Bahan cashmere sekarang lebih jarang dipakai walaupun dihadirkan dalam jumlah waran yang tidak sedikit. Jarang dipakai buka berarti tidak laku di pasaran. Tetap laku bahkan laku keras tetapi mungkin karena sulit pengaplikasiannya. Berikut tutorial memakainya, semoga membantu.

Ada dua pilihan, memakai ciput atau tidak. Karena ada dua tipe wanita saat mengenakannya, tipe pertama tidak menggunakan rambut tidak akan terlihat. Kedua, sebaliknya jadi kalian tipe yang mana harus memahaminya.

Bentangkan pashmina kenakan di kepala. Pastikan ukuran kanan dan kirinya pendek sebelah, tidak berbeda dengan diamond cerutti. Ambil peniti untuk mengencangkan hijab, sematkan peniti di bagian dagu.

Rapikan setiap celahnya, jangan sampai ada rambut terlihat.

Setelah rapi dan kencang, pashmina bagian pendek bawa ke atas kepala lalu disusul dengan yang bagian panjang.

Model seperti ini dikatakan sudah rapi jika pashmina bagian pendek tertutup oleh bagian panjang, inilah gunanya mengapa harus berbeda antara kanan dan kiri agar salah satunya bisa menutupi yang bagian lebih kecil. Setelah benar-benar rapi, dan tertutup, sematkan jarum.

Rapikan bagian dada, lalu siap untuk pergi. Mudah bukan, sangat simple dan praktis. Tutorial jilbab ini hanya untuk bahan cashmere, bahan lainnya yang bisa berbahan kain.

Tidak akan memakan banyak poin, tipsnya hanya satu. Gunakan ciput ninja dan pakailah tutorial yang mudah sederhana. Jika akan memakai tutorial ribet, pastikan untuk mengkombinasinya dengan pashmina berbahan beda. Misalkan bahan satin dengan bahan kain atau katun biasa.

Pengaplikasian pashmina sebenarnya mudah, hanya saja terkadang pengalaman dan lama pemakaian juuha menjadi faktor utama. Setiap wanita berhijab pun berbeda-beda, mereka memiliki kenyamanan tersendiri dengan model atau bahan andalan. Tutorial hijab pashmina semoga dapat membantu.

BACA JUGA  10 Langkah Tempati Rangking Lebih Tinggi di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *